Di industri modern, hampir semua proses distribusi mengandalkan corrugated box.
Mau bukti?
Data global menunjukkan bahwa lebih dari 80% pengiriman produk dunia menggunakan wadah ini. Bahkan, e-commerce saja menghabiskan lebih dari 55 miliar kotak per tahun menurut Market Reports World.[1]
Meski sering disebut “kardus”, tidak semua kardus adalah corrugated. Kotak sereal yang tipis tidak termasuk jenis corrugated.
Lantas, apa sebenarnya definisi teknis dari kardus corrugated box? Mengapa jenis kemasan ini begitu umum?
Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Pengertian Kardus Corrugated
Corrugated box adalah kardus kemasan berbahan dasar kertas khusus berlapis yang memiliki struktur bergelombang di bagian tengahnya.
Fungsi kardus corrugated bukan sekadar sebagai pembungkus, melainkan pelindung produk terhadap tekanan fisik selama proses distribusi.
Bahan corrugated box sendiri adalah bubur kertas (pulp) jenis Kraft atau kertas daur ulang yang diproses menjadi lembaran kokoh.
Kami perlu meluruskan pemahaman dasar ini agar tidak tertukar dengan jenis karton biasa. Perbedaan utamanya terletak pada struktur “sandwich” yang terdiri dari lapisan datar dan lapisan bergelombang (flute).
Terdapat tiga komponen utama, yaitu:
- Liner: Ini adalah permukaan luar dan dalam yang datar/rata.
- Fluting: Lapisan kertas bergelombang di bagian tengah. Inilah ciri khas kardus corrugated.
- Adhesive: Lem/perekat untuk menyatukan lapisan gelombang dengan bagian liner.
Struktur inilah yang menciptakan kekuatan lebih baik dari kertas karton biasa.Sebagai perbandingan mudah, kotak sereal yang tipis adalah cardboard, sedangkan kardus mie instan berwarna cokelat termasuk jenis corrugated.
Mengapa Packaging Corrugated Box Dibuat Bergelombang?
Jawabannya karena terinspirasi dari prinsip arsitektur.
Struktur gelombang terkenal dalam arsitektur jembatan dan bangunan sebagai bentuk yang sangat kuat menahan beban vertikal.
Beban yang menimpa bagian atas kardus akan terdistribusi ke seluruh bagian dinding gelombang.Selain itu, rongga udara di antara gelombang berfungsi sebagai bantalan (cushion). Udara ini melindungi isi paket dari benturan keras dan perubahan suhu ekstrem di dalam kontainer pengiriman.
Sejarah mencatat inovasi penggunaan kotak corrugated sudah dimulai pada tahun 1856. Saat itu, Healey & Allen di Inggris mematenkan kertas bergelombang pertama sebagai lapisan terdalam topi agar bentuknya tetap tegak.
Baru kemudian Albert S. Jones di Amerika mengadaptasinya untuk membungkus barang rapuh seperti botol kaca.
Standar Ukuran Flute
Pada spesifikasi teknis kardus corrugated, komponen kertas bergelombang (flute) menjadi penentu karakter rigid-nya.
Ukuran serta kerapatan gelombang bisa sangat bervariasi, tergantung tujuan penggunaannya. Berikut referensi standar tipe flute[2] yang paling lazim di industri:
| Tipe Flute | Tinggi Gelombang (± mm) | Jumlah Gelombang per 30 cm | Kelebihan |
| A-Flute | ~5,0 mm | ±36 | Bantalan terbaik, kekuatan tumpuk tinggi |
| B-Flute | ~3,0 mm | ±49 | Tahan tusukan, permukaan rata untuk cetak |
| C-Flute | ~4,0 mm | ±41 | Seimbang antara bantalan & kekuatan tumpuk |
| E-Flute | ~1,5 mm | ±90 | Tipis, hemat ruang, hasil cetak halus |
| F-Flute | ~0,8 mm | ±128 | Sangat tipis, detail desain presisi |
Jenis Corrugated Box Berdasarkan Ketebalannya (Wall)
Variasi jumlah lapisan (ply) kertas bergelombang di tengah menghasilkan tingkat kekuatan yang berbeda-beda. Di PT KSM, kami memproduksi beberapa jenis, yaitu:
Single Face (2 Ply)
Jenis pertama merupakan bentuk paling simpel. Strukturnya hanya terdiri dari 1 lapisan liner dan 1 lapisan flute yang direkatkan.
Karakteristik utamanya berupa fleksibilitas tinggi, tidak kaku seperti kotak, melainkan bisa digulung.
Biasanya, tipe single face dibutuhkan sebagai pelindung tambahan untuk melilit barang pecah belah atau sebagai pembungkus lampu agar tidak saling beradu.
Single Wall (3 Ply)
Corrugated box standard yang paling sering Anda temui di pasaran adalah 3 ply. Konstruksinya terdiri dari 1 liner luar, 1 flute di tengah, dan 1 liner dalam.
Kami merekomendasikan jenis ini untuk pengemasan produk dengan bobot ringan hingga sedang.
Double Wall (5 Ply)
Sesuai namanya, corrugated box double wall memakai 2 lapisan flute dan 3 liner.
Karakteristiknya sangat kuat, ideal untuk mengangkut barang-barang yang berat, misalnya produk elektronik besar, peralatan rumah tangga, serta pengiriman antarwilayah.
Triple Wall (7 Ply)
Sementara itu, triple wall adalah kasta tertinggi tingkat ketebalan kardus bergelombang. Bahannya terdiri dari 3 lapisan flute dan 4 lapisan liner. Tidak heran, kardusnya sangat tebal dan keras, hampir menyerupai plywood.
Penggunaannya khusus untuk komponen-komponen mesin industri, sparepart otomotif, bahan kimia berbahaya, dan barang lainnya yang sangat berat.
Keunggulan Kardus Corrugated
Dari data yang kami tunjukkan di awal tadi, kardus corrugated memang menjadi tulang punggung supply chain global.
Ada beberapa alasan mengapa banyak industri sangat bergantung pada jenis kemasan ini:
- Lebih Kuat: Dibandingkan dengan karton biasa, struktur gelombangnya jauh lebih kuat, mampu menahan tekanan serta menyerap benturan.
- Efisiensi Bobot: Kardusnya ringan, tetapi kuat. Hal ini dapat menghemat biaya logistik daripada menggunakan kotak kayu.
- Fleksibilitas Penyimpanan: Anda bisa melipatnya datar saat tidak sedang digunakan sehingga menghemat ruang penyimpanan.
- Customizable: Anda bebas membuat corrugated box custom untuk keperluan branding karena bahannya mudah dipotong, dilipat, dan dicetak.
- Ramah Lingkungan: Lebih dari 90% bahan corrugated bekas bersifat recyclable untuk masuk ke dalam siklus produksi kertas baru.[3] Berdasarkan studi, kardus corrugated bahkan terbukti memiliki dampak perubahan iklim 28% lebih rendah dari plastik reusable.[4]
Corrugated Box vs Cardboard Box
Selama ini banyak klien kami masih bingung membedakan keduanya. Padahal, perbedaan corrugated dan cardboard box sudah cukup jelas, yakni terletak pada ada atau tidaknya lapisan gelombang di tengah kertas.
Supaya makin jelas, perhatikan tabel perbandingannya di bawah ini:
| Aspek | Corrugated | Cardboard |
| Struktur | Multi-lapis (liner + flute) | Satu lapis karton |
| Kekuatan | Sangat kuat | Lemah |
| Penggunaan | Pengiriman & packaging industri | Kemasan ringan (sereal, kosmetik, pasta gigi, dll) |
| Ketahanan bentur | Tinggi | Rendah |
| Printing | Baik namun tergantung flute | Sangat baik untuk desain tipis |
Kapan Perlu Menggunakan Kardus Corrugated?
Memilih kemasan yang tepat adalah keputusan strategis untuk efisiensi biaya.
Anda wajib menggunakan kardus corrugated jika situasinya seperti berikut:
Pertama, produk Anda akan dikirim jarak jauh.
Perjalanan dari warehouse ke pusat distribusi hingga akhirnya masuk ke kendaraan kurir melibatkan banyak guncangan. Kardus corrugated dapat meredam guncangan tersebut secara efektif.
Kedua, produk Anda termasuk barang rapuh (fragile).
Barang pecah belah membutuhkan cushion tambahan yang mana fiturnya tersedia melalui rongga-rongga udara pada lapisan flute di kardus corrugated.
Ketiga, Anda membutuhkan branding pada kemasan pengiriman.
Sifatnya yang customizable juga memungkinkan Anda menambahkan desain sablon, flexo, maupun stiker, serta bentuk lipatan die-cut yang unik untuk branding.
Keempat, untuk produk makanan segar.
Bagi bisnis di sektor agrikultur, corrugated juga penting berkat kemampuannya dalam menjaga suhu (insulasi) serta menambah ventilasi.
Kardus Corrugated adalah Standar Industri
Singkatnya, corrugated packaging memang wajib menjadi pilihan utama untuk pengiriman karena kuat, ringan, ramah lingkungan, dan fleksibel. Berbagai poin plus tersebut jauh lebih unggul daripada karton biasa.
Namun, pemilihan jenis flute dan jumlah lapisan menentukan seberapa efektif kardus corrugated menjaga keutuhan barang Anda selama proses distribusi.
Jika Anda membutuhkan kemasan corrugated box dengan standar industri dan hasil printing yang presisi, PT KMS menyediakan solusi all-in-one. Kami mengerjakan offset dan corrugated dalam satu area sehingga prosesnya lebih efisien.
Hubungi kami untuk konsultasi teknis dan nikmati fasilitas gratis ongkir khusus wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi.